SURABAYA, Surabaya Kota – Bendahara Perkumpulan Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai, Yunita Wijaya bersaksi dalam persidangan kasus dugaan memasukkan keterangan palsu kedalam Akta Otentik dengan terdakwa Liliana Herawati. Kamis (15/6/2023).

Kepada Majelis Hakim, Yunita mengaku tidak tahu banyak terkait tugasnya sebagai bendahara, sebab fungsinya hanya sebagai pembantu dari Erick Sastrodikoro yang resmi menjabat sebagai bendahara umum Perkumpulan.

“Saya hanya membantu Sensei Erick (Sastrodikoro). Selain Sekjen, Erick juga bendahara umum di Perkumpulan,” ujar Yunita dalam kesaksiannya.

Saksi Yunita menambahkan, sebagai bawahan Erick Sastrodikoro, dia hanya mengerjakan perintah mencatat uang CSR dan dana Arisan yang terkumpul di dalam Kas.