Surabaya Kota, Surabaya – Pernyataan Daffa Adiwidya Ariski membantah keterlibatannya atas kematian taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya saat dihadirkan sebagai saksi untuk temannya, terdakwa Alpard Jales R. Poyono membuat pengacara terdakwa bernama Ari Mukti angkat bicara.

Dalam kesaksiannya, Daffa  mengucapkan kalimat sepisan ae (red: sekali saja) setelah Jales memukul korban M. Rio Ferdinan Anwar.  Faktanya, menurut Ari Mukti kalimat itu diucapkan sebelum Jales memukul.