satgas-anti-stunting-distribusikan-pangan-bergizi-bagi-bayi-rawan-stunting-di-yogyakarta
Surabaya Kota, Yogyakarta – Bertempat di Pendopo Kantor Kemantren (Kecamatan) Umbulharjo Kota Yogyakarta, Kapolresta dan Komandan Kodim 0744 Yogyakarta yang diwakili Kasiter Mayor Inf. Dodyk Hartono melepas secara resmi Satgas Anti Stunting TNI POLRI untuk mulai bekerja bahu membahu dengan berbagai jajaran lainnya mempercepat penurunan angka stunting. Ujung tombak satgas ini adalah para Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Polri dan Babinsa (Bintara Pembina Desa) TNI.

satgas-anti-stunting-distribusikan-pangan-bergizi-bagi-bayi-rawan-stunting-di-yogyakarta“Saat ini, stunting menjadi keprihatinan kita bersama. Prevalensi stunting di negara kita masih tinggi, kita berada di peringkat 115 dari 151 negara,” demikian diingatkan oleh Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Saiful Anwar saat memberikan sambutan pengarahan pada acara Pelepasan Satgas Anti Stunting TNI POLRI Kota Yogyakarta. Untuk itu dibentuklah Satgas TNI POLRI ini untuk makin mempercepat penurunan angka stunting. Tugas pertama Satgas ini adalah mendistribusikan bahan pangan bergizi bagi bayi rawan stunting di wilayah Kota Yogyakarta.

“Tahap awal, kita distribusikan bahan pangan tersebut kepada dua keluarga rawan stunting di setiap kelurahan, satu kali seminggu” tambah Syaiful.

Bantuan bahan pangan yang diberikan secara simbolis berupa satu telur rebus untuk dikonsumsi di tempat oleh anak resiko stunting, dan 10 butir telur mentah, susu, dan bubur kacang hijau. Selain yang diberikan secara simbolis, bantuan akan didistribusikan oleh para Bhabinkamtibmas dan Babinsa di kelurahan wilayah kerja masing-masing. Seluruh 45 kalurahan mendapatkan bantuan.

satgas-anti-stunting-tni-polri-siap-dukung-penanganan-stunting-di-yogyakartaBhabinkamtibmas adalah anggota Polri yang bertugas di tingkat desa atau kelurahan yang bertugas mengemban fungsi deteksi dan pencegahan gangguan keamanan dengan cara bermitra dengan masyarakat. Sedangkan Babinsa adalah satuan teritorial terdepan TNI AD pembina keamanan di desa atau kelurahan. Dengan demikian baik Bhabinkamtibmas maupun Babinsa memiliki kedekatan dengan masyarakat di wilayah kerjanya, sehingga sangat tepat bekerja sama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan dan Desa. Mereka menyatakan kesiapan menangani stunting dengan melaksaanakan apel sekaligus bersama kendaraan sepeda motor operasional dinas, yang akan dipakai untuk mendistribusikan bantuan bahan pangan bagi keluarga resiko stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, SH, MM, menyampaikan penghargaannya atas peran nyata TNI POLRI dalam mengatasi persoalan stunting.

“Setelah Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di kalangan TNI POLRI berjalan, kini TNI POLRI melalui pembentukan Satgas juga membantu mendistribusikan bahan pangan bagi keluarga resiko stunting,” Shodiqin menyampaikan terima kasihnya. Dengan bantuan TNI POLRI ini pihaknya optimis target penurunan angka stunting dapat tercapai.

satgas-anti-stunting-tni-polri-siap-dukung-penanganan-stunting-di-yogyakartaSelain Kapolresta dan Pasiter Kodim Yogyakarta, turut menyampaikan bantuan secara simbolik Kepala Perwakilan BKKBN, Ketua DPRD Kota Danang Rudyatmoko, Kepala Kejaksaan Negeri Gatot Guno Sembodo, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3AP2KB Hayu Sukiyoprapti, serta Mantri (Camat) Umbulharjo Rajwan Taufiq. @Red