situs-budaya-sitinggil-di-wilayah-kph-saradan
Surabaya Kota, Madiun – Banyak sekali objek wisata yang bisa ditemukan di kawasan hutan yang dikelola oleh Perum Perhutani. Salah satunya adalah keindahan wisata religi rintisan bukit Sitinggil yang berada di petak 2b wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tugu Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan.

sitinggil-wisata-religi-tampilkan-keindahan-panorama-hutanPada petak 2b RPH Tugu seluas 2 ha merupakan dataran tinggi/ tanah tinggi dalam bahasa Jawa tanah tinggi disebut Siti Inggil sehingga orang sekitar menyebutnya dengan istilah Sitinggil. Pada tempat tersebut terdapat makam tua yang masuk sebagai situs budaya dan dijadikan tempat yang sakral atau punden untuk kegiatan bersih desa atau acara sedekah bumi oleh warga desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun.

Dari keterangan para tokoh warga Tawangrejo, konon menurut sejarah makam tersebut merupakan makam Eyang Abioso juga Pangeran Timoer (Eyang Ronggo) tokoh spiritual yang sangat dihormati pada jaman dahulu sehingga makamnya hingga saat ini dikeramatkan oleh warga sekitarnya.