sinergi-bkkbn-bersama-kemendes-pdtt-dalam-pemberdayaan-masyarakat-kampung-kb
Surabaya Kota, Yogyakarta – Kunci keberhasilan BKKBN dalam melaksanakan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggakencana) adalah kemitraan. Program Banggakencana mensyaratkan penanganan secara kesemestaan, artinya setiap aspek pendukung kesejahtaraan keluarga harus mendapatkan perhatian.
Aspek tersebut meliputi aspek kesehatan, ekonomi keluarga, perilaku pengasuhan anak, pendidikan, pembinaan pola pergaulan anak dan remaja, pengendalian laju pertumbuhan penduduk (termasuk dampak struktur piramida penduduk), sosial budaya, dan aspek-aspek lainnya. Hal ini tentu tidak cukup dikerjakan oleh BKKBN saja, karenanya BKKBN sangat menaruh perhatian terhadap upaya menjalin kemitraan dengan semua pihak.sinergi-bkkbn-bersama-kemendes-pdtt-dalam-pemberdayaan-masyarakat-kampung-kb

Saat ini jalinan kerjasama dengan berbagai mitra telah banyak dilakukan BKKBN, namun peluang kerjasama masih perlu terus dikembangakan. Salah satunya BKKBN menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

BKKBN dan Kemendes PDTT sama-sama memiliki tugas memajukan desa-desa yang tertinggal pembangunannya. BKKBN memiliki program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), sedangkan Kemendes PDTT memiliki tugas memajukan desa tertinggal. BKKBN mendekati sasaran dengan pendekatan memperkuat ketahanan keluarga, sedangkan stategi Kemendes PDTT adalah dengan pemberdayaan desa sebagai kesatuan warga yang terdiri atas keluarga-keluarga juga.

Dengan demikian sudah seharusnya jika kedua instansi ini mengembangkan kerja sama mendorong perkembangan desa yang kurang maju.

Untuk maksud tersebut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo telah menugaskan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Bonivasius Prasetya Ichtiarto untuk melakukan penjajagan kerja sama, dalam program-program pelatihan di kedua instansi ini.

Melaksanakan penugasan Kepala BKKBN, Bonivasius pada Jumat (9/12) telah mengunjungi salah satu Balai Besar Pelatihan milik Kemendes PDTT di Yogyakarta yaitu Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BBPPM) Yogyakarta yang memiliki wilayah kerja Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dan ditemui Kepala Balai Widarjanto.

BBPPM mempunyai tugas utama melaksanakan pelatihan sumber daya manusia dan pemberdayaan bagi masyarakat desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi. Dalam melaksanakan tugas tersebut balai besar ini antara lain menyelenggarakan pelatihan pengembangan sumber daya manusia, fasilitasi serta pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.