menag-minta-peningkatan-sdm-khonghucu
Surabaya Kota, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) dapat bersinergi dalam menyiapkan sumber daya manusia (human resources) dalam mendukung program-program peningkatan pelayanan umat Khonghucu di Kementerian Agama.

Hal ini disampaikan Menag saat menerima kunjungan silaturahim Ketua Umum Dewan Rohaniawan/Pengurus Pusat Matakin, Xs Budi S Tanuwibowo dan jajaran di Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat Jakarta.

menag-minta-peningkatan-sdm-khonghucu

“Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama RI bersama Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) harus segera membuat roadmap atau peta jalan dalam menyiapkan sumber daya manusia ke depan, khususnya SDM umat Khonghucu. Mulai dari menyiapkan sekolah tinggi Khonghucu hingga SDM yang nantinya akan mengisi Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama RI. Kami akan dukung dan mendorong ini,” kata Menag┬ádi Jakarta, Kamis (6/1/2021).

“Human resources ini sangat penting dan perlu kesabaran dalam menata Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama RI,” sambungnya.

Turut mendampingi Menag dalam pertemuan bersama pengurus Matakin, Stafsus Wibowo Prasetyo, Plt Kepala Biro HDI Thobib Al-Asyhar dan perwakilan Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama RI.

“Jangan sampai ke depan SDM yang akan mengisi Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama berasal dari agama lain karena keterbatasan SDM. Ini perlu dibuat peta jalan yang komprehensif bukan hanya sekadar parsial,” harap Menag.

Selain membahas penyiapan SDM lewat Sekolah Tinggi Khonghucu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana gelaran Imlek 2022 yang nantinya mengusung tema Moderasi Beragama. Dibahas juga peringatan hari lahir Khonghucu, gelaran Dialog Islam-Khonghucu, dan kegiatan keumatan lainnya. @red